3. Bidasan Redaksi … 14 Juli ’11 (Realisasi Raskin NAK I/2011 & Penegakkan Akal Sehat)

Bidasan Redaksi AKLK atas Warita Singkat NAK

Warita (berita) singkat NAK (Negeri Adat Kariu)

Realisasi Raskin NAK Kwartal I dan Penegakkan Akal Sehat

Raskin (beras untuk masyarakat miskin) NAK Kwartal I (Januari-April) 2011, telah tuntas terdistribusi. Pemerintah NAK (PNAK) menerapkan 4 butir kebijakan dalam pelaksanaannya.

1. Setiap RTS-PM (rumah tangga sasaran–penerima manfaat) pada setiap caturwulan berhak membeli maksimal 2 (dua) karung beras seberat 15 kg/karung. Harga per kg Rp 2.000 (Dua Ribu Rupiah) atau Rp 30.000 (Tiga Puluh Ribu Rupiah) per karung.

2. Setiap RTS-PM yang berstatus PNS/TNI/Polri aktif maupun pensiunan, atau yang berpenghasilan tetap, sesuai ketentuan pemerintah pusat tidak termasuk dalam RTS-PM. Lamun (namun) oleh kebijakan PNAK, dengan memertimbangkan situasi khusus di NAK, dalam setiap caturwulan mereka berhak membeli maksimal 1 (satu) karung.

3. Setiap RTM-PM yang berhak membeli raskin, adalah RTM-PM yang berdomisili di NAK selama periode jatah raskin, atau sedikitnya selama satu caturwulan periode jatah raskin.

4. Setiap RTS-PM yang oleh PNAK dinilai menyandang keterbatasan baik fisik, psikis, maupun kondisi sosial tertentu, di samping memiliki hak membeli maksimal 2 (dua) karung beras, juga diberi hak memeroleh tambahan 1 (satu) karung beras secara cuma-cuma atau biayanya ditanggung PNAK. Tambahan satu karung beras cuma-cuma tersebut langsung diberikan pada RTS-PM bersangkutan. Artinya, PNAK tidak melihat apakah RTS-PM tersebut sudah membeli atau belum maksimal 2 karung yang menjadi haknya itu.

Kebijakan yang oleh PNAK disebut untuk “penegakkan akal sehat”, ternyata membuahkan hasil.

Artinya, menurut PNAK, mereka yang selama ini sesuai ketentuan pemerintah pusat sejatinya bukan termasuk RTS-PM, mulai sadar diri. Ada yang tidak menggunakan haknya seperti diatur dalam kebijakan no.2 di atas. Atau ada yang ikhlas menerima jatah lima puluh persen alias 1 karung beras.

Rencana Raskin NAK Kwartal II  2011

Raskin Kwartal II (Mei-Agustus) 2011 sudah dipastikan kembali ditangani Pemerintah NAK. Diharapkan menjelang bulan Ramadhan, saat dilaksanakannya ibadah puasa bagi saudara-saudara kita yang muslim, atau jelang akhir Juli 2011 ini, jatah Raskin NAK Kwartal II tiba di NAK.

Bidasan Redaksi AKLK

Kali ini tak banyak yang Redaksi AKLK tulis sebagai bidasan (respons) atas warita seputar Raskin di atas.

Soalnya, jelas bahwa lewat penanganan Raskin, PNAK memiliki kewenangan penuh, berdaulat atas rayat (rakyat) Leamoni Kamasune.

Sementara 4 kebijakan PNAK dalam menangani Raskin, seperti dirinci dalam warita di atas, menjadi bukti keberpihakan PNAK pada rayat. Dan “penegakkan akal sehat” yang PNAK maksudkan lewat kebijakan tersebut, juga membuahkan hasil.

Lantas dengan kepastian PANK menangani Raskin Kwartal II 2011, diharapkan semakin berdaulat.

“Model” penanganan Raskin macam ini, idealnya diterapkan pada seluruh sepak terjang PNAK.

“Atasan langsung PNAK” maupun “Pengayom Masyarakat; Penegak Hukum” yang sudah dijabat orang Ambon sendiri (bahkan sang pengayom leluhurnya anak negeri Leamoni Kamasune*), diharapkan “proaktif” membantu PNAK menegakkan adat istiadat di Leamoni Kamasune. Semoga.

* Simak Catatan Redaksi AKLK di Halaman 2 “Bidasan Redaksi 14 Juni’11…” klik

https://kariuxapakabar.wordpress.com/lampiran-bulek-ipr/1-bidasan-redaksi-14-mei-11/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: