21 – Kronik LK

21-Kronik Leamoni Kamasune-14 Januari 2010-I

Sekcam: Raskin NAK Hanya 6 Bulan 54 ton

Raja Negeri Adat Kariu (NAK) mengirim LPS (layanan pesan singkat/SMS) kepada Sekcam (Sekretaris Kecamatan) Pulau Haruku. Isinya menanyakan jatah Raskin (beras untuk masyarakat miskin) tahun 2009 untuk NAK.

Soalnya, yang dipahami Raja NAK, jatah NAK adalah 9 ton per bulan. Sementara sampai dengan awal Januari 2010, total Raskin yang diterima NAK sebesar 54 ton. Berarti ini jatah untuk 6 bulan. Raja NAK lalu menanyakan 54 ton sisanya, jatah 6 bulan berikut.

Sekcam menjawab lewat LPS pula. Isinya menegaskan bahwa masing-masing negeri di Pulau Haruku, baik di pantai Utara maupun di pantai Selatan hanya menerima jatah 6 bulan atau sebesar 54 ton. Dan NAK selama ini sudah menerima 54 ton!

Raja NAK pun, lewat LPS, meminta agar Sekcam membuat surat resmi terkait ketentuan jatah 6 bulan tersebut. Dan dilayangkan pada para Raja se-Kecamatan Pulau Haruku. Maksudnya Raja NAK, agar rayat juga tahu mengenai ketentuan jatah 6 bulan 54 ton itu.

Sampai warita ini diposkan, jawaban dari Sekcam kepada Raja NAK belum ada.

Redaksi lalu mengkonfirmasikan langsung pada Raja NAK, jangan-jangan Pak Sekcam ikut dinonaktifkan menyusul Pak I. Wernehen, BA yang kini menjadi mantan-Camat. (Simak wariata berikutnya—Red) Tapi rupanya tidak. Pak Sekcam samasekali bukan mantan-Sekcam. Beliau saat ini masih Sekcam Pulau Haruku.

Kronik Leamoni Kamasune-14 Januari 2010-II

Bapak I. Wernehen, BA Kini mantan-Camat

Pembaca masih ingat warita di pengeposan bulan lalu. Bahwa “aroma” korupsi merebak kemana-mana. Pasalnya beberapa negeri sudah membayar tapi belum juga kebagian Raskin.

Dari sumber yang sangat dipercaya, Redaksi memeroleh kabar bahwa “aroma” itu sempat menyengat para penegak hukum. Hasilnya, orang nomor satu di Kantor Kecamatan Pulau Haruku  dinonaktifkan. Bapak I. Wernehen, BA pun kini menjadi mantan-Camat.

Karenanya, mengapa kini Sekcam menjabat sebagai Penjabat Camat Pulau Haruku.

Lamun sumber itu enggan memberikan keterangan lebih lanjut apakah mantan-Camat itu akan diseret ke meja hijau. Termasuk bagaimana nasib Ibu muda mantan Penjabat Kepala Desa Kariu yang juga pegawai Kantor Kecamatan Pulau Haruku. Ibu muda yang cukup beken di seantero Pulau Haruku lantaran aktivitasnya bersama mantan-Camat terkait BLT dan Raskin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: