Dari Redaksi

Kariu Baru (11)

Pembaca budiman,   Selamat Datang di situs web kami, pengeposan (posting) tanggal 14 Desember 2009.

Akhir November lalu, Pemerintah Negeri Adat Kariu genap berusia satu tahun. Untuk menyambut hari jadi ke-1 itu, salah seorang anggota Redaksi menurunkan tulisan terkait.

Opini bertajuk  “Satu Tahun Pemerintah NAK” dengan subjudul baris pertama “Kerinduan akan Adat vs Indonesia yang Kapitalistis” dan baris kedua “Sebuah Masukan untuk Raja NAK Bapa Emang.” Silakan simak di 20-Wawasan Leamoni Kamasune-14 Desember 2009.

Tulisan dimaksud terdiri dari dua bagian, bersambung dan habis pada pengeposan berikutnya di bulan pertama tahun yang baru: 2010.

Wawancara majalah Prisma (Edisi No.6, Juni 1983) dengan Arief Budiman masih dijadikan acuan dalam tulisan tersebut.

Kemudian jauhari (cendekiawan) Jacob W. Ajawaila yang adalah orang Ambon menjadi acuan pula. Ketika membicarakan Perda Kabupaten Maluku Tengah No.1/2006 terkait Saniri Negeri yang kalabor paskali. (Simak makalahnya “Orang Ambon dan Perubahan Kebudayaan,” termuat pada Antropologi Indonesia Th.XXIV, No.61 Jan-Apr 2000—hal.20-21).

Termasuk mengacu pada Akademisi Pemerintahan, Guru Besar UGM Prof. Dr. Miftah Thoha dalam tulisannya “Analisis Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil.” (www.bkn.go.id/seminarsekdes1.pdf)

Dan warita seputar NAK dapat disimak pada  19-Kronik Leamoni Kamasune-14 Desember 2009.

Oya, satu lagi:

SELAMAT HARI NATAL 2009  & TAHUN BARU 2010

Begitu do (dolo, dulu)
Selamat membaca.
Danke lai. Amato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: